Rumah Impian : Langit Bujur Sangkar


Kerja harusnya menatang dan tantangan itu harusnya menyenangkan


Itu filosofi Google yang aku ambil dari Wikipedia. Yup. Sepertinya aku sepakat. Kerja harus menantang. Sehingga aku tak perlu menanggung bosan. Dan tantangan itu mestinya menyenangkan. Jika tidak, maka hanya berupa siksaan.


Lalu kenapa sekarang aku ada di posisiku sekarang? Entahlah. Pertanyaan seperti itu aku kira serupa dengan retorika yang membuat orang bodoh makin sakit jiwa dan orang pintar meninggalkan ilmunya. Ya, aku di sini sekarang. Di sebuah dunia yang aku tak terlalu menyukainya. Di rumah yang tak pernah ku ketuk pintunya.

Bukankah rumah itu adalah tentang bangun pagi, sarapan, secangkir kopi? Dan di kamar itu, langit bujur sangkar katamu, tempat kita memeram rindu; karya imajiner tentang masa lalu.

Sedangkan esok, langit bujur sangkar itu mungkin sekedar kepingan. Tapi esok adalah misteri. Kita tak pernah menemui esok. Hanya hari ini. Dan sepiring nasi.

Langit bujur sangkar. Ah, aku terbangkan khayal. Bekerja dengan menyenangkan. Seperti Picasso dan lukisan. Seperti Bethoven dan gemericik denting gerimis. Dan menikmati pulang. Ke langit bujur sangkar. di rumah impian.


Artikel Terkait

Tuesday, July 28, 2009 25 Comments

Rumah Impian : Apologia Sebuah Utopia

Apologia sebuah utopia....
udah dapet judulnya. tapi lum bisa dituangkan dalam bentuk tulisan. banyak kerjaan. hikz..
maaf...

Artikel terkait :

4 Comments

Rumah Impian : Izukalizu

Apa saja yang aku kabarkan padamu, lewat puisi, lewati cahaya kunang-kunang, maka itu mungkin adalah sebuah frasa yg hanyalah frasa. Atau bisa jadi kau yang memberinya makna. Hanya saja, aku berpikir, tak ada yang perlu memaknai tiaptiap huruf, kata, ataupun sepenggal resah. Meski kadang aku ingin.

Tapi tiap imaji yang tercipta, menyeruak tibatiba, hanyalah sesaat yang mungkin saja abadi, namun kelak tetap saja akan retak.


Seperti ketika aku bermain begitu riang dengan menghamburkan katakata pada berlembarlembar kertas, menghabiskan waktu yang semakin tak terasa melewatiku begitu saja. Atau seperti ketika aku terpaksa terpekur, merenungi makna dari tiap kata yang hampir saja tercipta namun tak pernah ada kecuali sekedar bermain saja dalam labirin yang sengaja kuciptakan.

seperti anak kecil kehilangan ibunya. Seperti negeri ini kehilangan hijaunya. Seperti daun kuning mencium bumi. Seperti aku merindukan bumi juga. Bumi yang mana…

Waktu pun menjalani kehidupannya seperti tergesa. Agar tak ada yang terlambat sampai ke sekolah, rumah, kantor, dan tempat sampah. Aku, engkau, dan juga seisi bumi,kadang, lupa. Atau melupakan. Atau purapura lupa. Atau tak peduli. ah…

Ada hujan bulan agustus, ada pohon kelapa di pesawat garuda, ada laron kasmaran pada mati, ada pula anjing yg meratapi gerimis logam dan bulan sabit di atas kuburan. Apa yang kau tangkap dari frasafrasa itu? Tak ada. Kecuali engkau merasa terlalu jenius hingga meski mencaricari misteri di balik itu semua. Seperti main petak umpet atau menyusun puzzle. Bisa saja itu hanyalah potongan yg tercecer dari ribuan bahkan jutaan imajinasi. Bisa saja itu anakanak kata yg tersesat dan sengaja tak ingin pulang. Bisa saja itu mantra untuk membuat orang yang mendengar dan membacanya sakit jiwa. Ya…bahkan tiap huruf menyimpan misterinya sendiri. izukalizu.

Bisa saja ilham tak datang kali ini. Maka yang kuserahkan pada guru sastra tentu saja selembar kertas bertuliskan nama dan nomor absent saja. Atau untuk menghindari kekacauan yang bukan pada tempatnya, bisa saja ku tulis ‘ilham sakit, ia tak bisa datang’. Biar saja senja memerah, biar saja gugur mahoni tiap kemarau, biar saja kayukayu hutan menjadi alas makan, biar saja setiap orang datang dan pergi, biar saja revolusi terjadi tiap hari. Biar aku mencintai…

Gelas bekas teh aku tuang air putih. Warnanya jadi kekuningan. Seperti warna logam, seperti gerimis. Dan hujan menulis haikunya sendiri.

Aku ingat aroma gerimis, tanah, dan sawah. Lalu aku juga ingat aroma sampah tiap kali berangkat kerja. Tapi yg paling kurindukan tentunya aroma senja di lapangan. Entah kenapa. Aroma yang sangat akrab, meski tiap kali datang tak pernah ku kenal. Kadang aroma tawa bocahbocah desa, aroma petir dan kilat yang menyapa mata, aroma asap jerami dan ubi kayu, aroma rumput, bola, dan tanah becek. Saat itu, saat aku kadang tak ingin melewatkan senja. Bersama mereka. Bersama aromaaroma itu. Bersama aroma rindu


Uh…senja memang senantiasa menakjubkan… namun tetap saja aku, dan engkau tak bisa berharap setiap detik adalah senja. Setiap saat adalah remangremang.


Thursday, July 23, 2009 43 Comments

The Legend : What's wrong with not wanting everybody to die?


Prolog

What's wrong with not wanting everybody to die?
Nefertari Vivi, Princess of Arabasta Kingdom
saat engkau menjadi orang yang paling bertanggung jawab. saat engkau tidak punya apaapa lagi untuk kau korbankan kecuali dirimu sendiri. saat kau tak punya siapa pun untuk berbagi penjara denganmu. saat kau kehilangan segalanya. yang tersisa hanya utopia di penghujung senja. dan mimpi yang tiap pagi berserakan di bawah jendela.

Nefertari Vivi adalah seorang putri dari kerajaan Arabasta. Karena suatu hal, dia harus pergi meninggalkan kerjaannya. meninggalkan segala kenyamanan di belakang punggungnya. dan menatap setiap masa dan tempat dengan tanda tanya. menjalani kehidupan perspektif yang sama sekali berbeda. sembari menanggung asa : Kerajaannya kembali seperti sedia kala dan tak ada lagi rakyatnya yang menderita.
-------------------------------------------------------------------------

Kehilangan, tanda tanya, dan hidup yang berbeda adalah seperti kehidupan itu sendiri. setiap pagi menyibak mimpi, ada saja yang hilang dalam diri. berganti kenangan. sisa usia yang senantisa tanya, mestinya membuat manusia mengerti : hidup di alam maya seperti pagi. dan aroma dunia yang semakin menyengat saja, serupa esok yang misteri. esok bisa saja mati.

sebagian dari kehilangan dan usia yang terlewati menyublim seperti embun di timpa sinar mentari. bongkahan kenangan yang menakjubkan. dan jika memang tak ada rumah seindah kenangan, maka sebaik-baik kenangan adalah yang memberi pengajaran :

"dan janganlah kamu merasa lemah, dan jangan pula bersedih hati, sebab kamu yang paling tinggi (derajatnya) jika kamu beriman." Q.S. Ali Imron : 139

Sed omnia praeclara tam difficilia guam rara sum. (Ethics, Spinoza). Segala sesuatu yang baik adalah sulit dan langka. dan bukankah semakin langka ia semakin berharga? seseorang mestinya hanya mempertimbangkan apakah ketika melakukan sesuatu, ia melakukan hal yang benar atau salah; bertindak sebagai orang yang baik atau jahat, atau malah sangat jahat. pertama-tama untuk dirinya sendiri. sebagai pertanggungjawaban moral hatinya.

sebuah pertanyaan retoris, gubahan dari apology Socrates;
'Wahai manusia, tidakkah kalian malu karena kalian mencari uang sebanyak mungkin dan giat meningkatkan reputasi serta prestise; sementara untuk jiwa kalian, kalian sama sekali tak peduli ataupun khawatir?'


What's wrong with not wanting everybody to die?
but, people die....
and what's wrong with not wanting my soul to die?

[ni bener ga seeh grammernya?]




Artikel terkait :


Monday, July 20, 2009 34 Comments

Rumah Impian : Maukah Kau Berbagi Penjara Denganku?


Jean Paul Sartre percaya bahwa manusia dikutuk untuk bebas. bebas untuk menentukan pilihan. mengubah situasi. bagaimanapun kokohnya batas imajinasi dan tradisi. sebagian manusia mengabaikan kebiasaan dalam segala bentuknya dan membuat pilihan bebas dalam hidupnya. sebagian lagi hanya 'memungut apa yang mereka temukan di jalan'.

yang paling menyedihkan adalah ketika seseorang tampak senang meyakinkan dirinya sendiri bahwa ia tak dapat maju satu sentimeter pun untuk meraih impiannya. ia telah membangun penjara untuk dirinya sendiri. dan mencoba merasa nyaman di dalamnya. sekotak kaca dan besi metalik yang tak berguna!

ada secuil pelajaran tentang seorang pengacara. sebagian pekerjaannya adalah mengadili para penjahat atas nama keadilan. hanya saja, keadilan di satu sisi adalah ketidakadilan di sisi lain. ia seringkali berhasil menjebloskan para penjahat itu ke dalam penjara. demikian ahlinya dia sehingga mampu menjebloskan dirinya sendiri ke dalam kehidupan yang dia benci tanpa kemungkinan pembebasan.

aku telah memutuskan menjadi naga. meski untuk itu aku harus meninggalkan kolam yang nyaman berair tenang dan mendaki air terjun yang terjal. dan sejatinya, sebagaimana seekor ikan yang terpenjara dalam kolam, maka seekor naga pun terpenjara dalam sebuah utopia.

so, maukah kau berbagi penjara itu bersamaku?

Artikel Terkait


Saturday, July 18, 2009 20 Comments

The Legend : Ikan menjadi Naga


Bagiku, memiliku rumah yang nyaman, bersama isteri yang cantik, tetangga yang baik, dan kendaraan yang baik adalah anugerah terindah. rumah yang nyaman untuk keluargaku, dan juga hatiku. sebuah keinginan sederhana, namun sangat berarti bagiku. tak berlebihan bukan?

keinginan ini, tak seperti menggali air mata di padang kurusetra. pun tak sesulit mencari oase di arabasta. ini adalah keinginan yang sederhana. sama sederhananya seperti membiarkan air mengalir dari hulu ke hilir.

mungkin keinginanku ini bagi sebagian orang seperti keinginan seekor ikan yang memanjat air terjun untuk menjadi naga. tapi bagiku, entah menjadi naga atau tidak, aku hanya ingin menjalani apa yang ingin aku jalani.

mungkin ikan itu ingin melihat burung di atas sana. bersusah payah memanjat air terjun dan memimpikan luasnya langit yang akan dia tatap. mungkin dia berpikir bahwa burung-burung pun dapat hidup di atas sana. saat subuh tiba mereka keluar sarang dalam keadaan lapar dan kembali saat senja dengan perut kenyang. impossible is nothing.

“Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan (Dia) memberinya rezeki dari arah tiada disangka-sangkanya” (QS. Ath Thalaq 2-3)

gadis kecil ini menginspirasiku.

Gadis kecil berlari kesana - kemari
Tak peduli gaunnya tersingkap angin
Dia ingin terbang
Dia ingin bebas
Melihat semua warna warni dunia

Gadis kecil ingin tahu segalanya
Mencari jawaban yang masih tanda tanya
Dia buka mata
Dan buka telinga
Melihat semua o o kepincangan dunia

Kebebasan yang diingini
Adalah tidak menggunakan papan nomor didada
Berbuat ikuti kata hati
Tanpa beban aturan

Gadis kecil mengalir ikuti arus
Susuri panas dan dinginnya dunia
Dia terus terbang
Bagai Bidadari
Menaburkan bintang ciptakan keajaiban

Kebebasan yang diingini
Adalah tidak menggunakan papan nomor didada
Berbuat ikuti kata hati
Tanpa beban aturan

Biarkanlah dia mengejar mimpinya
Biarkan kulitnya jadi hitam biru


entah menjadi ikan atau naga. tapi sebagai manusia, tak ada yang lebih berharga daripada menjalani hidup yang memang pantas untuk di jalani.

it's not a legend if it have been proven. isn't it?

Artikel terkait :

===
update!
tulisan ini pada awalnya dibuat sekedar curahan hati saja. tak lebih. tapi kemudian, ketika blog walking menyusuri blogosfer, buka mata dan telinga, melihat semua kepincangan dunia, ada sebuah hal yang menarik.
ada sebuah lomba atau apalah namanya. intinya lomba itu menghendaki tema impossible is nothing. wew, pas bangetz ma tema awal blog baruku ini.
yosh, impossible is i m possible!
maka dengan ini, aku ikutkan tulisan ini di lomba tersebut. keterangan lengkap liat di http://dindasmart.com/2009/07/blog-contest-nothing-impossible/

Wednesday, July 15, 2009 24 Comments

Rumah Impian : Stop Dreaming, Start Action

Prolog :

Terinspirasi dari hasil chat ma brader Adi a.k.a Rismaka tentang STOP DREAMING, START ACTION, maka saya berniat menjadikan Rumah Impian itu benar-benar nyata! ya, rumah yang nyata secara fisik, bukan khayalan.

Stop Dreaming Start Action. Sebuah semboyan yang menarik lagi menggugah. apalagi ketika aku sedang begitu bersemangat dalam membangun mimpi, membangun cita. sebuah mimpi yang aku berharap dapat merubah duniaku sekarang ini. merubah kehidupanku. sebuah revolusi. ya, sebuah revolusi. karena dulu aku pernah merasakan kehidupan-yang-sungguh-aku-inginkan.

mimpi itu, kehidupan itu, kini harus aku dapatkan lagi. ini bukan de javu sayang. aku sungguh-sungguh. bukankah sudah aku tegaskan : impossible is I m possible. kehidupan itu dulunya nyata sayang. hanya sahaja kemudian aku benamkan dalam-dalam dan aku letakkan ia di bawah alam sadar. di bawah bantal dan rembulan. dan kini sebuah realita berdiri tegak di depan mata. menantang hati untuk kembali. sebuah tanya yang menghujam dalam dada. membawaku bertualang dan menikmati setiap jengkal : pilihan.

Yosha. Aku ingin pulang. menikmati tiap jengkal pematang.

sekaranglah saatnya. berhenti bermimpi. Stop Dreaming Start Action. meski mimpi itu mengasyikkan, namun aku harus bangun. ada yang mesti aku kerjakan. menghangatkan diriku dengan sinar mentari dan setumpuk cucian kotor. memberi sedikit pahit untuk lidahku dengan secangkir kopi dan penyesalan. membasuh mataku dengan sepercik embun dan kenangan.

dan kebebasan : menentukan pilihan : meliburkan masa

Kebebasan yang diingini,
adalah tidak menggunakan papan nomor di dada
berbuat ikuti kata hati,
tanpa beban...aturan...
--
Bidadari Badung : Opie Andaresta

15 Comments

Stock Option

Stock Option

Exchange traded options аrе contracts thаt give thе rіɡht, bυt nοt thе obligation, tο bυу οr sell financial products. Thеѕе types οf options аrе аƖѕο called “Exchange traded options” οr “listed options.” Mοѕt Exchange traded options contracts include a set price fοr thе product, whісh іѕ frequently referred tο аѕ thе strike price. Exchange traded option contracts аƖѕο typically specify thе underlying asset, quantity аnԁ expiration date. Even аѕ thе rіɡht tο bυу οr sell thе product саn generally bе exercised οn οr before thе expiration date, thе option becomes void аftеr thе expiration date.
Exchange traded options саn еіthеr bе call options οr рƖасе options. A call option provides thе skill tο bυу thе underlying asset, аnԁ a рƖасе option secures thе rіɡht tο sell thе underlying asset. If аn investor believes a stock price іѕ going tο increase, hе mау retain a call option іn order tο benefit frοm thе stock’s rise. On thе οthеr hand, іf a stock title-holder rесkοn a stock price іѕ going tο drop іn thе future, hе mау try tο secure a рƖасе option.
Even аѕ umpteen types οf Transfer traded options subsist, workplace traded support options аrе one οf thе mοѕt well Ɩονеԁ forms. Soup options utilize thе one аѕ opposite Reverse traded options, allowing investors tο bυу οr deceive ɡеt аt thе score value οn οr before thе expiration appointment.
Investors саn substantiate a ascertain οf advantages bу using turn traded options. Mοѕt hυɡе key benefit саn bе thе knowledge tο interlace іn a bυу οr commercialism price. Thіѕ allows buyers аnԁ thespian tο circumvent against latent water οr rises іn prices. Mercantilism traded options аrе mostly reasoned liquefy investments bесаυѕе thеу саn bе bουɡht аnԁ sold moderately easily. Thіѕ mау bе аn added benefit fοr buyers аnԁ thespian thаt recognize tο reassert thе liquidity οf thеіr assets.
Sophisticated traders οftеn υѕе exchange traded options tο speculate οn potential trades. Traders mау profit frοm thеіr views аbουt thе future direction οf аn option bу locking іn prices іn development. Fοr example, buyers mау seek tο bυу exchange traded stock options fοr less thаn thеіr current prices. Depending οn hοw thе market shifts, thіѕ сουƖԁ lead tο noteworthy profits. Exchange traded option саn аƖѕο provide thе skill tο generate income owing tο using strategies Ɩіkе small-selling οr writing options against existing shares. stock options site awards
awards for stock option trainingExchange traded options contracts саn bе traded οn regulated exchanges, аnԁ thеіr position аrе mostly dictated bу thе standards thаt administer tο much exchanges. Typically, mercantilism traded options аrе traded fіnіѕhеԁ full-service brokers, deduction brokers οr authority thаt supply exchange implementation services. Before mаkіnɡ investment decisions, аn investor wіth small experience οr trading receive mау condition added advice οn thе market risks related wіth peculiar options.

Leave a comment

Rumah Impian : Tak ada Rumah Seindah Kenangan


Rumah. Ya, aku ingin sebuah rumah. Tempat aku dan keluargaku menganyam asa demi asa, menyalakan cahaya demi cahaya.


Seorang filsuf mengatakan : tak ada rumah seindah kenangan. Betapa mengerikannya bukan ketika terbangun tengah malam, sendirian, dan tak ada sesuatu pun untuk dikenang?. Tapi aku ingin membangun kenangan itu dalam rumah impianku. Aku ingin rumah impianku menjadi bagian dari kenangan itu. Jadi ketika aku membuka mata di pagi hari, maka daun jendela itu, dinding warna biru itu, kaktus kecil itu, bersiap menulis haiku : pagi yang selalu baru.


Ah, betapa menyenangkannya bermain dalam ruang kubisme yang aku bangun dalam pikiranku sendiri. Dalam dunia yang masing-masing orang ciptakan dalam pikirannya dan berusaha menjembatani dunia itu dengan realita. Tapi manusia, bagaimanapun diciptakan bukan untuk hidup dalam alam pikirannya sendiri. Setiap manusia harus mengambil tempat di antara manusia lain di dunia yang sama. Bedanya, beberapa mengambil tempat yang sesuai dengan pikirannya, sementara yang lainnya, baik dengan sukarela maupun terpaksa, menghuni dunia yang harus dia huni.


Tak harus menjadi pahlawan memang. Meski menjadi pecundang itu menyakitkan. Tapi tiap jalan yang aku pilih, adalah keniscayaan. Dan bukankah ketidakmungkinan adalah salah satu kemungkinan itu sendiri?


Kemuliaan maupun kenistaan seorang anak adam, ada di pilihan yang dia ambil. Ketika aku memilih suatu dunia dari dunia yang ada, maka dari situlah aku meletakkan pondasi rumah dan kenanganku. Juga kenangan orang-orang yang mencintai maupun membenciku, di mulai dari sini.


Semangat!



Tuesday, July 14, 2009 7 Comments

Rumah Impian : Semangat!



It’s no matter possible or not

I do because I want

I’ve decided

I don’t care if I die fighting for it

do you know?

In this world we live in…

There are swordsmen who can cut nothing.

However,those same swordsmen can also

Cut steel or anything else they wish.

All with the same katana.

The strongest blade is one which has the power

To protect what you wish to protect

And to cut what you wish to cut

A sword that harms everything it touches is

to me..

Not a sword at all

it’s not a legend if it have been proven

am i right?

1 Comment

Rumah Impian : Sebuah Harapan

Rumah Impian : Sebuah Harapan

rumah impian

Sebuah rumah. Ya, sebuah rumah sederhana. Dari kayu mungkin. Dengan alam yang masih asri disekitarnya. Mungkin gambarannya seperti disamping ini. gambar ini saya ambil dari http://www.gebyok.com/. keren ya. andai punya rumah seperti ini, di lingkungan yang masih asri, bebas polusi. alangkah senangnya…. yup, mungkin inilah rumah impianku

4 Comments

« »
Powered by Blogger.