Informasi Cuti Bersama dan Lowongan Kerja

Intermezzo : Malu...


Rasa malu itu sebagian dari iman.
Malu itu tidak mendatangkan kecuali kebaikan.


“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa ang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At-Tahrim: 6)


sepertinya malu telah menjadi barang langka, bahkan di negeri indonesia tercinta. malah, sebagian telah merasa bangga kehilangan rasa malu. ironis memang. di kala sebagian manusia berteriak-teriak di bawah terik sana, pernah tentang khilafah, pernah juga tentang palestina, di saat bersamaan, rasa malu dicampakkan ke selokan.

bukan apa-apa. ada sahabat yang hanya bisa tersenyum kala di angkot ada yang menyapa dan bertanya 'mau ke HI ya Ukh?'. entah hanya perasaan aku saja atau memang sebagian wanita telah lupa akan rumahnya. wa qorna fii buyutikunna...

dan bukankah semua itu berasal dari hilangnya rasa malu? trenyuh hati ini kala sebagian bangsa berbangga diri dengan mempertontonkan apa yang selayaknya disembunyikan. adakah ini seperti 'dan tolong-menolonglah kamu dalam kebaikan dan taqwa, dan jangan tolong menolong dalam perbuatan dosa dan permusuhan'; ataukah semua telah serba salah kaprah?

tak ada yang aneh memang. karena tidaklah kita akan menemui suatu masa, kecuali masa itu adalah lebih buruk dari masa sebelumnya. tidakkah manusia sadar, bahwa dicabutnya segala nikmat dan ditimpakannya bencana adalah karena di suatu negeri kemaksiatan telah merajarela? hingga akan berdoa yang terbaik diantara manusia di negeri itu, namun Dia tak mengabulkannya.

ah, malu aku jadi orang indonesia, begitu kata Taufik Ismail...

[menanggapi sedikit guyonan di shoutmix tentang Zizi -Just who is she? and who cares?-]

Intermezzo : Malu... Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Rigih Bayu Ratri